Senin, 13 Februari 2012

the super ordinary

when you read word vanilla or hear it, whats on your mind? milk, cake, ice cream, or the opposite of 'kinky'? hahahahaha lately i realize something make me so related for word 'vanilla'. vanilla use as a phrase that refer to express something conventional, the ordinary, normal, some people said it to express something unexciting, or even boring. but is anyone can tell me about how is the vanilla beans taste? i mean the beans from the vanilla trees (fact:vanilla one genus of orchid family) is it sweet? is it sour? is it bitter? or is it complex? all i know it smells good, super sexy mixed with chocolate, milk, and ice cream. but the real flavor of vanilla? i don't know.
but for me, all the meaning of vanilla is so related with me. the super plain, ordinary, unexciting, boring human being. really fit to me and i believe that some friends already recognize me with word vanilla, yes me as the vanilla :)
btw thanks to hyde, his song 'sweet vanilla' that make me falling in love with the word vanilla.

Jumat, 10 Februari 2012

breathtaking moment in my life

1. sun blink between the trees, especially at the afternoon
2. ride or walking  on a quite street
3. see old couple holding hands

whats your breathtaking moments? :)
source: 1 2 3

Senin, 30 Januari 2012

random thought (lagi dan lagi dan lagi lagi)

sebulanan ini ada beberapa perubahan di rumah. nah yang udah bertahun-tahun putih (malah kusam) dan tidak tertirai dengan pantas, sekarang kamar saya membiru dan memiliki gorden/horden (bingung mana yang benar) yey! kamar abang dan kamar keramat tempat papa diungsikan kalo saya sakit dan mengusik ketentraman tidur sepasang suami istri itu juga dicat.hahaha semuanya biru karena saya yang mau. mama tidak mau repot beli cat beda-beda, jadi langsunglah borongan catnya dibeli banyak.

semakin banyak dikerjakan oleh abang tukang, eh ternyata proyek merumahkan rumah makin menjadi-jadi. halaman depan ternyata mau di beton. sedih saya  :( yang kepikiran pertama kali, dimana kucing-kucing berak? :( (hehe maaf) tapi ya itu yang spontan terlintas.hahaha terus aer hujan lari kemana kalo dibeton? (sedih lagi) belum lagi tidak ada rumput. biarpun semak dan membuat mama ngomel (saya tidak memotong rumput dan tukang potong rumput tidak rutin datang), tapi suka saja dengan wangi rumput. terus kepikiran lagi pas nulis ini, kucing kan suka ngunyah rumput pagi-pagi terus dimuntahin, rumput siapa yang dikunyah? *tiba-tiba kepikiran iklan rokok yang ada kambing sama rumput :| (pikiran saya loncat-loncat)

kenapa saya jadi memikirkan nasip kucing eek dan muntah, rumput, dan air hujan? yang kecil-kecil dan tidak penting itu sering terlewatkan atau dilewatkan lebih tepatnya oleh kita. kenapa kita bernafas, kita merasa gatal, atau sekedar berkedip? dulu...duluuuu sekali rasanya saya kalau dibelikan es di jalan, pernah melempar bekas kantong plastik dan sedotannya ke jalan. sedih ngingat ke-jahiliahan saya itu. sekarang dengan bangga saya umumkan tas saya siap menampung apa saja sampah yang saya produksi atau orang-orang dekat yang berada didekat saya.hehe meminimalkan kantong plastik waktu belanja juga sudah mulai saya lakukan. remeh dan biasa-biasa saja kan.hehe tapi kalau saya tidak yang  konsisten ya semua ini cuma jadi kata-kata yang asal tulis. tidak ada maknanya sama sekali.

oh ya semester 5 sudah berakhir, tinggal menunggu hasilnya saja. agak ngeri saya kalau membayangkan hubungan antara belajar dan hasil belajar. seperti kewajiban dan hak atau mandi dan bau badan. kalau mau dapat hak, ya tuntaskan dulu kewajiban, kalau tidak mau bau badan ya mandilah. kalau mau nilai bagus ya belajar lah.....dan lain lain seterusnya. ada yang bosan dengan perkuliahan tidak sih? dengan materi, suasana, kinerja dosen, bla bla bla bla. semuanya pasti pernah ya. kalau baru saja semester 5 bosan saya keterlaluan tidak sih? hehehe entah bagaimana saya menjelaskannya, saya berusaha tidak terlalu dibebani kuliah tapi tetap saja dalam hati saya tidak enak. ingin rasanya menunjuk wajah yang kira-kira mengesalkan dan bilang : ini bukan hidup mati aku. dari macam-macam lah, ya dosen, ya tugas-tugas kuliah, ya yang lain-lain. paling tertekan waktu ujian, hampir seluruh ujian jadi tugas take home...dan banyaaaaaaaaaaaak sekaaaaaaaaaliiiiiiiiiii. agak berlebihan sih saya bilang ini. tapi itu cukup membuat saya seminggu tergeletak di kasur mama.hahaha

yang semester selanjut-lanjutnya mungkin akan lebih lucu dari sebelumnya dan tahun 2012 ini mungkin akan lebih-lebih dari sebelumnya. saya harapkan ya lebih baik.hehe tugas saya pula untuk menjadi baik, mulai dari yang kecil-kecil, yang dianggap kecil tapi besar, yang besar, yang besar tapi dianggap kecil (apa sih ini). hidup itu luar biasa ya.hehehe *kenapa saja jadi nulis ini ._. saya merasa lebut dan ringan belakangan ini. memang agak makin mengurus, tapi yang ringan bukan badannya.hehe ada sesuatu di dalam sini (nunjuk diri sendiri). terlalu sulit untuk dijelaskan. tidak ada kata yang lebih tepat selain Alhamdulillah untuk mewakilkannya :)

Kamis, 05 Januari 2012

a fish with ego (part 1)

once upon a time there's a fish named selfish
he had a pair of powerfull fin, so he can swim faster than any other fish who's has similar body size as him.
he thought that he can swam to the headwaters far from the great salt water, place that him out from his eggshell. through every waterfalls, againt the cruel stream of freshwater. even the river volume run low, he never let his spirit gone. and he did it, reach the headwater at the highland of big soil.

he praised himself, he proud what he achieved. every fish knew his great story, they called him 'the fish with no limit'. then continued his journey. he wanted swim to a crystal clear glass shape like a big useless clamshell. he thought it fancy, but every fish told is impossible to reach it. even  it seems like a impossible mission, but he believed he could. the only way to get there is let his body trapped at human fish net. the rumor spread it will brought them to crystal glass.....
to be continued

Minggu, 25 Desember 2011

tresna werdha (cinta orang tua)

sedikit yang bisa saya bagi tentang sore 22 Desember 2012 ini. kunjungan sederhana pada hari ibu di panti sosial tresna werdha kubu raya.






sedikit cerita tentang para mbah-mbah disini. mereka berada di panti dengan berbagai alasan. ada yang tidak memiliki keluarga lagi sehingga dirawatlah di panti ini, ada yang merantau berpuluh tahun yang lalu dari tanah jawa meniggalkan keluarga disana hingga akhirnya sebatang kara di kalimantan, ada pula yang dititipkan oleh keluarganya (berat bagi saya untuk menuliskan kalimat terakhir itu T___T)
kata seorang nenek yang bercerita, suka dukanya tinggal di panti ya pasti senang banyak teman, tapi sepi tidak ada yang mengunjungi. saya jadi teringat almarhum-almarhumah mbah lanang dan nenek yang lama tinggal di rumah sebelum meninggal dunia. tua itu mau tidak mau fisik melemah, banyak yang bilang kita kembali lagi seperti saat anak-anak dulu. baik secara fisik maupun mental. perlu dirawat, bukan karena tidak pandai tapi tidak sekuat dulu lagi untuk mandiri. sifat kekanak-kanakan juga muncul lagi, kadang kita melihat orang tua yang keras kepala, ingin selalu dituruti, dan lain-lain. tapi dari semua kelemahan yang ada, ingatkah dulu siapa yang mengasuh hingga kita bisa mandiri? orang tua. yang membiayai kesehatan, pendidikan, pakaian, dan makanan tanpa minta dikembalikan uangnya? orang tua. terlalu banyak jasa orang tua yang tidak bisa diukur dan dihitung. 
bertemu dengan kakek dan nenek ini banyak hal yang saya dapatkan. dalam keadaan lemah bahkan sakit, obat memang bisa mengobati. tapi apa yang paling dibutuhkan sebenarnya? hanya kasih sayang orang-orang yang peduli, orang-orang terdekat yang disayangi. karena sakit yang paling sakit adalah ketika orang yang dibutuhkan tidak ada disekitar kita. saya ingin hidup lebih lama untuk membahagiakan orang tua saya. meski tidak mungkin membalas jasa mereka. terutama ibu saya :)

*saat lagu bunda dinyayikan di depan, saya tidak tahan menahan air mata.hiks tambah liat wajah mbah-mbah yang bersahaja lagi. pedih.huhu tentang para nenek berkaca mata hitam, saat para nenek berkaca mata hitam kami masuk ruangan yang muda-muda spontan tertawa-tawa kecil. dalam hati kami, waduh gaya benar, kalah saing ni.hahaha tapi setelah dengar apa alasan para nenek berkaca mata hitam saya jadi tidak enak hati tertawa-tawa sebelumnya. para nenek berkaca mata hitam baru selesai operasi katarak dan itu kaca mata bukan buat gaya-gayaan. aaaa kualat saya -____-

Minggu, 18 Desember 2011

akhir

belakangan ini saya bermimpi yang aneh-aneh, semuanya berkaitan dengan orang-orang terdekat saya. kemudian saya terbangun dengan pikiran yang bercampur-campur karena mimpi-mimpi itu. pertanyaan yang sering muncul dibenak saya tapi saya abaikan sekarang sulit diabaikan. "Apakah umur sampai pada  harapan dan cita-cita saya dikemudian hari?"

apakah saya takut mati? saya bingung, takut atau tidak. keinginan saya untuk masih lama di dunia kuat, tetapi bila waktu saya sudah habis apa yang bisa saya lakukan. tentang kehidupan setelah mati yang saya imani jelas membuat saya merasa belum sanggup menanggung mati. (terus cak?)

belakangan ini waktu saya habis sendiri dan pasti saya ngobrol sendiri (dalam hati). saya dan pertanyaan-pertanyaan dalam benak saya. hingga saat bagun tidur saya berpikir, mungkinkah ini tanda-tanda akhir saya sudah dekat. dan saya merasa pasrah. sejak dulu saya suka menghayalkan bagaimana orang-orang yang saya tinggalkan kelak meninggal nanti. mungkin ada yang banyak senang, mungkin ada yang sedih. nama seperti apakah yang akan dikenang orang tentang saya?

sekarang saya sedang larut dalam kebingungan saya, bila waktu saya berakhir bagaimana dengan orang-orang yang ada disekitar saya. apa makna hidup saya bagi mereka? kata orang ketika kehilanganlah maka baru akan terasa berharganya sesuatu itu bagi kita. apakah kepergian saya akan ditangisi?

dunia memang sementara. surga dan neraka masih sulit saya bayangkan. meskipun di dunia yang sementara ini saya yakin Yang Maha Kuasa sudah memberikannya pada saya, namun sering kali tidak saya sadari nikmat dan kemurkaan yang diberikanNya. kemudian bagaimana akhirnya?

dulu pertanyaan dalam benak saya terjawab begini, sepertinya umur saya akan cepat berakhir. sekarang saya menjadi kebingungan, misalkan takdirnya begitu saya masih ingin hidup lebih lama. terus bagaimana?
yang saya rasakan sekarang adalah mengambang, melayang-layang dengan kebingugan, harapan, dan dosa-dosa saya.
akhirnya tidak ada seorangpun yang tau.

Rabu, 07 Desember 2011

one

one thing i realized today. sometimes i walk alone, because no one i trust to shared.
i'm afraid being rejected. how pathetic am i?